Perkuat Budaya Mutu Berkelanjutan, Politeknik Negeri Madiun Gelar Audit Mutu Internal (AMI) 2025

MADIUN – Sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi secara berkelanjutan, Politeknik Negeri Madiun (PNM) kembali menyelenggarakan kegiatan Audit Mutu Internal (AMI). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari siklus Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) guna memastikan kesesuaian antara pelaksanaan penyelenggaraan pendidikan dengan standar yang telah ditetapkan. Kegiatan AMI tahun ini menyasar seluruh program studi yang ada di lingkungan Politeknik Negeri Madiun. Rangkaian audit dilaksanakan dalam dua tahap utama, yaitu Audit Dokumen yang berlangsung pada 04–05 November 2025, dilanjutkan dengan Audit Lapangan pada 10–12 November 2025.

Pelaksanaan AMI ini merujuk pada regulasi terbaru, yakni Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi. Dalam regulasi tersebut, AMI merupakan perwujudan dari tahap “Evaluasi” dalam siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan Standar).

Ketua Pelaksana/Penanggung Jawab kegiatan, Mohammad Erik Echsony, S.ST., M.T., menjelaskan bahwa AMI bukan sekadar kewajiban regulasi, melainkan kebutuhan institusi.

“Mutu di PNM didefinisikan sebagai tingkat kesesuaian antara penyelenggaraan pendidikan dengan standar pendidikan tinggi. Melalui AMI, kita melakukan evaluasi diri secara sistematik, mandiri, dan terdokumentasi untuk melihat perkembangan dan perubahan di masing-masing tahapan,” ujarnya.

Kegiatan ini melibatkan total 25 peserta yang terdiri dari para Auditor dan tim Pusat Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (PPMPP) PNM. Tim penyusun yang terdiri dari Yuli Prasetyo, S.T., M.T., Ina Syarifah, S.Sos., M.AB., dan anggota lainnya bekerja sama untuk memastikan instrumen audit berjalan efektif.

Tujuan utama dari AMI ini adalah untuk meningkatkan kinerja lembaga agar pelayanan pendidikan kepada mahasiswa dan pemangku kepentingan (stakeholders) semakin prima. Selain itu, hasil AMI menjadi langkah persiapan strategis bagi PNM dalam menghadapi evaluasi eksternal oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) maupun lembaga akreditasi internasional.

Secara keseluruhan, kegiatan AMI berjalan dengan lancar. Hasil audit ini diharapkan mampu meminimalisir ketidaksesuaian (gap) antara perencanaan dan pelaksanaan di lapangan.

Ke depan, Politeknik Negeri Madiun berharap seluruh civitas akademika dapat menjadikan dokumen hasil audit sebagai pedoman atau acuan utama dalam mengevaluasi dan mengembangkan program studi. Hal ini sejalan dengan semangat continuous improvement (peningkatan berkelanjutan) agar PNM terus unggul dan berdaya saing.